4:37 am

Apa arti dibalik sebuah ujian dan musibah ?

Februari 16, 2022
4:37 am


Masih banyak dari kita yang mengira bahwasanya ketika kita mendapatkan ujian dari Allah subhanahu wa ta’ala, ketika kita mendapatkan masalah musibah di kehidupan dunia ini maka dengan cepat dia mengambil kesimpulan bahwa Allah tidak sayang, Allah tidak cinta kepada dirinya. Dia cepat mengambil kesimpulan bahwasanya dirinya telah diberikan beban diluar batas kemampuan dirinya.
Padahal kalau seandainya dia mau untuk mempelajari ayat-ayat Allah Subhanahu Wa Ta’ala dan Sunnah Rasulullah Shallallahu Alaihi Wasallam, niscaya dia akan mendapatkan ketenangan dan ketentraman di dalam hatinya. Walaupun secara dzohir, dia memiliki banyak masalah, dia memiliki banyak ujian di dunia ini.
Allah sudah pastikan bahwasanya takaran yang Allah Azza wa Jalla berikan kepada setiap manusia dari ujian-ujian yang Allah berikan kepadanya itu tidak akan pernah melampaui batas kemampuannya. Allah Azza wa Jalla Sebutkan,
لَا يُكَلِّفُ اللَّهُ نَفْسًا إِلَّا وُسْعَهَا
“Allah tidak akan memberikan beban diluar batas kemampuannya tersebut.”(QS Al-Baqarah : 286)
Dan dari hadis Nabi Shallallahu Alaihi Wasallam beliau bersabda,
إِنَّ عِظَمَ الْجَزَاءِ مَعَ عِظَمِ الْبَلاَءِ
“Sesungguhnya balasan yang besar ganjaran yang besar itu bersamaan dengan ujian yang besar pula.” Jadi Ketika seseorang itu mendapatkan ujian yang berasal dari Allah subhanahu wa ta’ala, yakinlah dan sadarlah Allah Azza wa Jalla akan memberikan balasan dan ganjaran yang besar pula sesuai dengan besarnya musibah yang kita dapati ini.
Kata Nabi Sallallahu Alaihi Wassalam,
وَإِنَّ اللهَ إِذَا أَحَبَّ قَوْمًا ابْتَلاَهُمْ
“Kalau Allah cinta kepada suatu kaum maka Allah akan uji mereka.”
فَمَنْ رَضِيَ فَلَهُ الرِّضَا، وَمَنْ سَخِطَ فَلَهُ السُّخْطُ
“Barangsiapa yang Ridha dengan ujian yang Allah berikan kepadanya, maka dia akan mendapatkan keridhaan allah. Barangsiapa yang murka dengan ujian dari Allah subhanahu wa ta’ala maka dia akan mendapatkan Kemurkaan dari Allah Azza Wa Jalla.” (HR. At Tirmidzi no. 2396)
(Pemateri : Ustadz Abu Ayub Ramadhan, M.A.)

pendaftaran santri baru
Pesantro RQS Albashiroh Online