01
tgl
Publikasi : September 2013 H
Oleh : administrator

Hukum makan daging sembelihan syiah rafidlah

Hukum makan daging sembelihan syiah rafidlah

Hukum makan daging sembelihan syiah rafidlah

Bolehkan Memakan Daging Sembelihan Orang Syi’ah Rafidlah?

 

Assalamu ‘Alaikum Wa Rahmatullahi Wa Barakatuh

Pertanyaan: Bolehkan memakan daging sembelih orang Syi’ah Rafidlah?

Penanya: Abu Abdillah Attakawiy

Syaikh Abu Humam Bakr Ibnu Abdil ‘Aziz Al Atsariy menjawab: Wa ‘Alaikumussalamu Wa Rahmatullahi Wa Barakatuh Tidak boleh memakan daging sembelihan orang Syi’ah Rafidlah.

Al Imam Al Bukhariy rahimahullah berkata tentang Jahmiyyah dan Rafidlah: “Tidak boleh mengucapkan salam kepada mereka dan tidak boleh menjalin pernikahan dengan mereka serta tidak boleh dimakan hasil sembelihan mereka.” (Kitab Khalqu Af’alil ‘Ibad hal: 125).

Syaikh kami Syaikh Abdullah Ibnu Jibrin semoga Allah mengampuninya berkata: “Tidak halal sembelihan orang Rafidlah dan tidak halal makan sembelihannya.” Dan syaikh kami Syaikh Nashir Al Fahd semoga Allah membebaskannya berkata: “Adapun Syi’ah maka tidak boleh (makan) sembelihan mereka itu.”

Pengharaman ini kembali kepada dua alasan hukum:

1. Bahwa ucapan para ulama kita prihal Rafidlah berkisar antara pengkafiran Rafidlah secara kelompok dengan pengkafiran secara ta’yin.. sedangkan termasuk hal yang baku bahwa si penyembelih itu disyaratkan sebagai orang Muslim atau Kitabiy (Yahudi atau Nasrani). Allah Ta’ala berfirman: الْيَوْمَ أُحِلَّ لَكُمُ الطَّيِّبَاتُ وَطَعَامُ الَّذِينَ أُوتُوا الْكِتَابَ حِلٌّ لَكُمْ وَطَعَامُكُمْ حِلٌّ لَهُمْ “Pada hari ini dihalalkan bagimu yang baik-baik, makanan (sembelihan) orang-orang yang diberi Al kitab itu halal bagimu, dan makanan kamu halal (pula) bagi mereka.” (Al Maidah: 5). Ibnu Mas’ud radliyallahu ‘anhu berkata: “Jangan kalian makan dari sembelihan-sembelihan itu kecuali bila disembelih oleh kaum muslimin dan ahli kitab.” (Tafsir Ibni Katsir 2/91)

2. Bahwa semua Rafidlah pada hari ini tidak menyebut Nama Allah saat menyembelih namun mereka malah menyebut nama-nama para imam mereka seperti Ali dan Husen. Allah Ta’ala berfirman: وَلا تَأْكُلُوا مِمَّا لَمْ يُذْكَرِ اسْمُ اللَّهِ عَلَيْهِ وَإِنَّهُ لَفِسْقٌ “Dan janganlah kamu memakan binatang-binatang yang tidak disebut nama Allah ketika menyembelihnya. Sesungguhnya perbuatan yang semacam itu adalah suatu kefasikan.” (Al An’am: 121). Al Imam Al Qurthubiy berkata: Sekelompok ulama berkata: Bila engkau mendengar orang Kitabiy menyebut selain Nama Allah ‘Azza wa Jalla maka engkau jangan memakannya. Dan ini dikatakan oleh para sahabat di antaranya Ali, Aisyah dan Ibnu Umar, dan ia adalah pendapat Thawus dan Al Hasan.” Selesai wallahu a’lam. (Dijawab oleh anggota Lajnah Syar’iyyah Mimbar Tauhid dan Jihad, Syaikh Abu Humam Bakr Ibnu Abdul Aziz Al Atsariy)

* * *